Seorang Balita Harus Rela Kehilangan Kedua Tangan dan Kakinya Karena Penyakit Mengerikan Ini

Posted on

Harmonie Rose Allen, seorang gadis berusia tiga tahun kehilangan lengan dan kakinya karena meningitis saat masih bayi.

Harmonie terserang penyakit meningitis yang mematikan pada bulan September 2015 saat berusia sembilan bulan.

Ia telah diamputasi sebanyak empat kali untuk tindakan penyelamatan dari penyakit mematikan yang dideritanya.

Akhirnya ia kehilangan lengan dan kakinya untuk menyelamatkan hidupnya.

Penyakit itu adalah salah satu kasus meningitis terburuk adalah yang pernah ditemukan oleh dokter.

Harmonie juga beresiko mengalami gangguan penglihatan dan masalah belajar.

Namun, ia gadis kecil yang selalu berjuang keras dan bersemangat menjalani kehidupannya.

Musim dingin natal kali ini Harmonie dan keluarganya menikmati liburan perayaan bersama.

Dia tampak ceria dalam sweater Natal saat dia meluncur di arena es buatan di Avon Valley Adventure and Wildlife Park di Keynsham, Somerset.

Kini ia bisa berjalan dengan menggunakan kaki palsu, dia meluncur dengan keluarganya di Glice Rink.

Glice Rink adalah tempat dengan permukaan es sintetis yang baru yang ada di Somerset yang sekaligus pertama di Inggris untuk bermain skating.

Orang tua Harmonie, Freya dan Ross, mengatakan bahwa Harmonie menggunakan liner/pelapis di ujung kakinya untuk meluncur melintasi es sintetis.

Dokter mengatakan mungkin masih sulit bagi Harmonie untuk bermain es, tapi dia menganggapnya seperti susuatu yang alamiah.

Pelapis yang dia pakai memiliki bantalan khusus di bagian bawah sehingga dia tidak tergelincir.

Harmonie membutuhkan kaki palsu baru setiap enam sampai sembilan bulan dan akan terus memiliki kaki lurus sederhana sampai dia merasa siap untuk beralih ke prostetik yang memiliki lutut.

Tribunnews