Wanita Asal Hawai Temukan Alpukan Terbesar Didunia. Beratnya Bikin Melongo!

Posted on

Pada Januari 2006 silam, Guinness Book of World Records memberikan gelar ‘buah alpukat terberat di dunia’ pada buah alpukat milik Gabriel Ramirez Nahim asal Caracas, Venezuela dengan berat 1,8 kg. Tetapi nampaknya, kini gelar tersebut harus rela diberikan kepada buah alpukat milik Pamela Wang yang memiliki buah alpukat dengan berat mencapai 2 kg.

Wanita asal Hawaii ini baru saja menemukan sebuah buah alpukat dengan bentuk yang tak biasa. Lebih mirip buah pepaya, buah alpukat yang ia temukan sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dilansir West Hawaii Today, Wang yang bermukim di Kealakekua tak sengaja menemukan buah alpukat ini di pinggir jalan saat ia ingin mengambil koran miliknya. 

“Saya melihat buah alpukat setiap hari dan juga memetiknya setiap hari, tapi buah alpukat yang satu ini baru kali pertama saya temukan. Ukurannya yang besar menyamai ukuran kepala saya,” ungkap Wang.

Dengan ditemukannya buah alpukat raksasa ini, Wang berharap jika Guinness Book of World Records bisa mencatat penemuannya ini ke dalam catatan bersejarah dunia tersebut dan bisa merebut gelar buah alpukat yang pernah diraih oleh Ramirez. Wang juga menghadirkan saksi, yaitu Ken Love untuk meyakinkan masyarakat jika buah alpukat yang ditemukannya adalah asli tanpa rekayasa. 

Ken Love selaku kepala Hawaii Tropical Fruit Growers menuturkan jika alpukat yang ditemukan oleh temannya itu memang memiliki ukuran yang tak wajar.

“Saya sudah sering melihat buat alpukat yang berukuran lebih gendut, namun berbeda dengan yang satu ini karena ukurannya yang tidak menyerupai buah alpukat biasanya,” tutur Love. 

Lebih lanjut, Wang mengungkapkan jika rasa dari buah alpukat ini tidak berbeda dengan rasa buah alpukat pada umumnya. Bahkan, 10 orang pun dirasa masih kurang untuk menghabiskan buah alpukat tersebut.

“Rasa dari buah alpukat ini luar biasa! ” katanya. Untuk mengetahui kabar pasti mengenai keberhasilan rekor atas buah alpukat miliknya, Wang harus bersabar selama dua bulan sampai pihak Guinness Book of World Records memberikan kepastian pada buah alpukat temuannya.

Kumparan